Kamis, 03 Januari 2013

Tinta di tengah lautan

semangat dalam menuntut ilmu apapun ilmunya memang harus diterapkan dalam tiap individu. dengan ilmu kita bisa menggenggam dunia setidaknya itulah kata-kata yang selalu terniang di telingaku sejak dulu mungkin sejak masih duduk di bangku sekolah dasar dan selalu mendapat peringkat pertama. terlebih pendidikan setelahnya waktu di pondok pesantren selama tujuh tahun saya selalu dikompori untuk menjadi wanita yang memiliki kapabilitas tinggi, berpendidikan, dan pandai dalam berbagai bidang.


Hal ini menjadi pemicu semangat untuk selalu mencari hal baru dalam hidup, apapun bentuknya. Karena menurut saya ilmu itu tidak selalu berkaitan dengan membaca buku dan duduk diperpustakaan berjam-jam karena percuma fokus baca saya hanya selang beberapa menit saja percuma kalau dipaksakan malah ujung-ujungnya tak ada yang disaring, maka dari itu diskusi adalah salah satu hal yang penting dimana kita bisa saling bertukar pkiran tentang apa yang setidaknya kita ketahui.

Dan disetiap hal baru yang saya temukan, bukannya puas yang saya dapat. Tapi keambiguan yang akan selalu menjadi pertanyaan dalam benak saya. “Apa ini? Apa itu? Mengapa begini, mengapa begitu?”. Akhirnya saya menyadari saya bukanlah siapa-siapa, hanya manusia bodoh yang tidak menggunakan waktunya dengan baik,  kecil diantara orang besar dengan keilmuan yang luar biasa.
Disisa waktu yang saya miliki, saya harus bisa memanfaatkannya sebaik-baikya. Harapan saya bisa menyaingi pemikir-pemikir wanita hebat seperti dosen perempuan di jurusan ibu fatimah, atau bahkan Maryam Jameelah, Ratna Megawangi, dan wanita hebat lainnya. 

-NEVER TOO OLD TO LEARN-




2 komentar: