Akhir-akhir ini para malaikat disibukkan dengan ujian akhir semester atau UAS, ujian yang paling berpengaruh pada nilai indeks prestasi IP, ya nilai yang menjadi raport disetiap ujian semester.
Uniknya para malaikat mempunyai pandangan sendiri tentang ujian, ada yang serius,agak serius,cuek bahkan tak peduli yang penting duduk lima menit terus pergi. Nah yang paling saya suka saat ujian yaitu ekspresi para malaikat waktu mengerjakan soal ujian, ada yang manyun,serius,cemberut,sibuk nyontek, sibuk diskusi dll.
Dan teman saya yang satu ini aneh tapi nyata Hemam namanya, uniknya malaikat yang satu ini setiap kali ujian selalu keluar pertama dan selalu membuat gaduh, teriak panggil malaikat yang masih khusyu dengan kertas jawabannya,sungguh jail malaikat satu ini, tapi tetap "saya suka gayamu mam".
Lucu lagi sahabat saya Nuri, Dadar, Prapti dan saya pastinya yang sibuk berdiskusi, dan terkadang mengintip beberapa tumpukan kertas. Di belakang Gatot sibuk dengan hape merahnya, eko sibuk dengan amstrongnya dan akbar sibuk dengan kertas kertas kecilnya. Tapi tidak dengan malaikat yang satu ini supriyadi namanya, dia selalu duduk di barisan paling depan bak seorang tentara yang siap melawan musuh. banyak lagi ekspresi mereka yang unik yang mencirikan khas para malaikat.
Pada intinya menurut saya Ujian bukanlah ajang bersaing untuk mendapat IP tertinggi ,tapi tepatnya untuk belajar. pesan kiyai saya dulu "UJIAN UNTUK BELAJAR BUKAN BELAJAR UNTUK UJIAN". pesan ini bagus diterapkan di tengah suasana ujian seperti ini, sehingga sistem SKS tidak ada lagi di kalangan mahasiswa.
*malaikat : Mahasiswa aqidah dan filsafat 2010
Pada intinya menurut saya Ujian bukanlah ajang bersaing untuk mendapat IP tertinggi ,tapi tepatnya untuk belajar. pesan kiyai saya dulu "UJIAN UNTUK BELAJAR BUKAN BELAJAR UNTUK UJIAN". pesan ini bagus diterapkan di tengah suasana ujian seperti ini, sehingga sistem SKS tidak ada lagi di kalangan mahasiswa.
*malaikat : Mahasiswa aqidah dan filsafat 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar